Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 19 Juni 2014

penginapan bagi wisatawan



HOTEL MADARANA
Toraja memang identik dengan dunia pariwisatanya serta budaya yang unik dan beraneka ragam. Namun apabila anda berkunjung di TORAJA kurang lengkap apabila tiada fasilitas penginapan bersama dengan keluarga maupun  kerabat kerja anda.
hotel madarana Rantepao
Pada tanggal 1 mei 2014 baru baru ini, penulis pariwisata mengunjungi salah satu hotel yang tak lazim lagi di wilayah Rantepao Toraja utara yaitu Hotel madarana yang terletak di Jln. Sa'dan. no. 21B, Rantepao, South Sulawesi, Indonesia
Phone: ++62 (423) 23 777; Fax: ++62 (423) 23 777.
Jarak yang ditempuh untuk sampai di lokasi ini kurang lebih 500 meter dari pusat ibu kota Rantepao, anda juga sangat mudah untuk sampai dilokasi ini karena daerahnya yang terletak di pinggiran jalan poros serta banyaknya kendaraan angkutan umum seperti mobil,motor,bentor yang memudahkan anda bisa sampai ketempat tersebut.
Menurut Manager Hotel madarana J.PABISA.BA , hotel ini beroperasi sejak tahun 1996 hingga sekarang dan tarif yang dikenakan para pengunjung juga beraneka ragam  seperti data di bawah ini :
·        Kamar single : Rp.300.000 / hari( sudah termasuk breakfast )
·        Kamar double :Rp. 450.000 / hari ( sudah termasuk breakfast )
·        Kamar triple : Rp. 600.000/  hari ( sudah termasuk breakfast )

Bagi anda yang kesulitan mencari tempat penginapan tidak ada salahnya apabila anda mencoba untuk menginap bersama dengan keluarga anda ataupun rekan / pasangan anda di tempat ini.
Salam penulis pariwisata ( basry )


pertokoan menyajikan berbagai macam accesories ala Toraja


Pertokoan  Sebagai Pusat Kumpulnya pernak pernik yang diminati wisatawan

pertokoan 
Tana Toraja yang berada di Sulawesi Selatan memang telah menjadi idola wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, sebagai salah satu destinasi yang wajib dikunjungi.
Meskipun Kabupaten Toraja Utara baru diresmikan pada tahun 2008 sebagai bentuk pemekaran wilayah dari Kabupaten Tana Toraja, namun Kota Rantepao yang menjadi ibu kota kabupaten baru itu lebih dikenal sebagai tempat singgah para wisatawan dibandigkan Makale. Itu bisa terjadi karena di Rantepao tersedia berbagai macam keperluan untuk wisatawan, seperti pasar yang bisa digunakan untuk berwisata dan berbelanja, aneka hotel dan penginapan dengan berbagai rentang harga, mini market, rental motor atau mobil, agen perjalanan, rumah makan, cafe, bank, mesin ATM, dan lain-lain. Meskipun di kota makale menyediakan fasilitas tersebut tetapi tak sebanyak yang ada di Toraja Utara (rantepao).
Pada tanggal tanggal 28 april baru baru ini, penulis pariwisata mengunjungi salah satu objek perbelanjaan yang selalu diminati oleh turis domestik maupun mancanegara karena tempat ini menyediakan segala pernak pernik serta hiasan Toraja, lokasinya terletak di pusat ibu kota rantepao yang biasa di sebut pertokoan oleh masyarakat setempat.
 Menurut warga setempat seperti yang di ungkapkan oleh ibu yopi penjual jajanan makanan di pertokoan ,aktivitas di kota ini umumnya dimulai pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WITA,ungkapnya.
Selain itu Pedagang-pedagang sudah siap pula membuka lapaknya masing-masing di Pasar Rantepao pada jam tersebut dan kota ini kemudian mulai meredup pada pukul 20.00 WITA karena pedagang-pedagang sudah mulai menutup tokonya itu dikarenakan di atas pukul 22.00 WITA, Rantepao sudah sangat sepi, hanya beberapa warga saja yang masih melintas, ujar ibu yopi saat dimintai pendapat.
Di Rantepao para wisatawan bisa melakukan berbagai aktivitas wisata yang menarik, seperti melihat kegiatan jual beli di Pasar Rantepao pada pagi hari, berbelanja, membeli oleh-oleh berupa kopi khas Toraja, berbelanja souvenir di toko-toko yang berderet di sepanjang jalan utama pertokoan, bersantai menikmati malam di cafe, maupun menikmati makanan khas Toraja yang banyak dijajakan di sana.
Bagi anda yang sempat singgah di Rantepao, anda jangan lupa mengunjungi salah satu tempat wisata belanja seperti pertokoan, karena disini anda bisa menemukan segala aksesoris maupun makanan khas Toraja di jajakan.


yuk kunjungi museum Rantepao yang memiliki mummy asli TORAJA


Museum Rantepao
Toraja memang identik dengan pariwisata tentunya yang telah mencuat dalam negeri maupun mancanegara. Selain objek wisata yang dimiliki maupun keanekaragaman budaya yang dimiliki, toraja juga memiliki sebuah gedung seni yang menampilkan beberapa arsitetur seni yang ada di Toraja.
museum Rantepao
Pada tanggal 07 juni 2014, penulis pariwisata mengunjungi salah satu objek wisata yang memperkenalkan beberapa seni rupa seperti lukisan ukiran Toraja,gambar khas Toraja,alat musik tradisional Toraja dan yang paling menariknya lagi yakni mumy yang dimuseumkan di tempat ini.
Tempat tersebut bernama Museum Rantepao yang berada di lokasi Art center pusat ibu kota kabupaten Rantepao yang berpapasan dengan tempat dijualnya pernak-pernik khas Toraja yang berada di jln Andi mappanyuki lokasi Rantepao Toraja Utara.
Menurut pengurus Museum Toraja Martinus yang akrab disapa Yoga, tempat ini dibuka pada tahun 2011. Dimuseum ini menampilkan beberapa karya seni yang ada di Toraja berupa Lukisan khas Toraja,gambar-gambar masyarakat Toraja,alat musik Tradisional Toraja serta Mumy Toraja yang dimuseumkan di tempat ini.
Meskipun museum ini bisa terbilang baru, akan tetapi jumlah pengunjung  wisatawan yang datang ke tempat ini sudah terbilang banyak. Wisatawan yang datang pun beranekaragam baik wisatawan mancanegara maupun domestik.
Batasan waktu untuk berkunjung ke tempat ini pagi jam 8 dan ditutupnya museum ini jam 3 sore. Karena petugas yang menjaga museum ini dirooling pagi dan siang.
Bagi anda yang berkunjung ke Toraja khususnya lokasi kabupaten kota Rantepao, tidak ada salahnya anda mengunjungi salah satu objek seni rupa Museum Rantepao ini, untuk melepas kelelahan anda setelah berjalan menelusuri indahnya panorama alam wisata Toraja.


masjid raya yang unik


MASJID RAYA YANG UNIK
masjid raya yang unik bermotif Toraja
Toraja memang identik dengan pariwisata serta culture yang beraneka ragam, tak heran nama Toraja sekarang dikenal baik dalam negeri maupun mancanegara karena pariwisatanya yang unik serta budaya yang beraneka ragam.
Tapi tahukah anda dibalik objek wisata yang dimiliki, adapula tempat ibadah yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan asing maupun mancanegara.
Masjid Raya Rantepao merupakan masjid yang bisa terbilang unik karena masjid ini berbeda dengan masjid-masjid lainnya. Itu dikarenakan masjid ini mempunyai sepasang rumah tongkonan yang berpapasan disamping pintu masuk ke tempat ibadah serta disetiap arsitektur bangunannya mempunyai ukiran-ukiran khas TORAJA.
Pada (07/06/14) penulis pariwisata mengunjungi tokoh agama islam yang berada di jln andi mappanyuki, beliau adalah bpk Masri. Menurutnya masjid Raya Rantepao didirikan sekitar tahun 1950 yang berada dilokasi pusat ibukota kabupaten Rantepao Toraja Utara dan sudah mengalami dua kali renovasi salah satunya peletakan tongkonan di pintu utama masjid tersebut serta penambahan arsitektur khas Toraja.
Meskipun menimbulkan pro dan kontra terhadap beberapa tokoh agama seperti hj.taruna,hj,mujahidin,hj mansyur dan hj.bumbun. karena peletakan rumah tongkonan tersebut,akan tetapi rumah tongkonan tersebut hanya melambangkan kerukunan kita terhadap masyarakat Toraja karena kita berada di Toraja, ungkap tokoh Agama islam Rantepao.
Selain tongkonan, ukiran yang ada di beberapa arsitektur masjid tersebut tak lain hanya disesuaikan dengan ukiran-ukiran simbolik masyarakat toraja seperti ukiran Paqkapuq baka yang berarti harapan agar keturunan senantiasa bersatu dan senantiasa hidup damai dan sejahtera, paqtedong yang berarti lambang kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat semua dan keluarga,tambahnya.

Demikian informasi yang bisa di sajikan, bagi anda yang penasaran mengunjungi salah satu objek ibadah yang unik dan menarik ini anda bisa datang langsung di jln.kostan pusat kabupaten kota Rantepao Toraja Utara, dan bagi anda yang beragama Muslim tidak ada salahnya anda melepas kepenatan serta menenangkan fikiran anda dengan beribadah karena itu wajib bagi kita selaku umat beragama. Terima kasih





fasilitas healty RSU elim Rantepao untuk anda


RSU ELIM GEREJA TORAJA RANTEPAO
Selain Toraja menyediakan dunia pariwisata yang unik dan menyediakan fasilitas penginapan berupa hotel, wisma, rumah makan, dan pusat berbelanja yang menyediakan segala pernak pernik dan makanan khas Toraja. Namun dibalik itu Toraja juga menyediakan fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit Umum Elim Gereja Toraja Rantepao yang buka hingga 24 jam dan mempunyai infrastruktur perawatan medis yang sudah memadai dan layak.
Add caption
Pada tanggal 7 mei 2014, para penulis pariwisata mengunjungi RSU Elim Gereja Toraja Rantepao yang terletak di jl.ahmad yani no.68 Rantepao Toraja Utara.  Setelah di datangi di kediamannya dari data yang dapatkan menurut Dr. Margareta Kandengan Sp.d (sarjana penyakit dalam).
Di rumah sakit ini menyediakan fasilitas medis seperti data di bawah ini :
v  Jumlah SDM tenaga medis :
·         Dokter umum 6 orang
·         Dokter spesialis 7 orang
·         Dokter gigi 2 orang
·         Perawat 52 orang dan masih membutuhkan tenaga perawat 100 orang (D3)
·         Paramedis non perawat 5 orang
·         Non medis 48 orang
v  Spesialis klinik & fasilitas
·         Anak
·         Beda
·         Kebidanan & kandungan
·         Gigi & mulut
v  Pelayanan penunjang
·         Lab. Patologi klinik
·         X-ray
·         USG
·         Kamar bedah (UGD)
·         ECG
·         Farmasi
v  Perawatan rawat inap
·         kelas IV
·         kelas III
·         kelas II
·         kelas I
·         Asoka I ( 8 kamar)
·         Asoka II ( 8 kamar)
·         Asoka III ( 8 kamar)
·         Melati 
·         Lily
·         VIP Crisan Lt.1 masih terbagi beberapa bagian
·         VIP Antorium Lt.2 masih terbagi beberapa bagian
·         ICU 4 ruangan
Selain itu rumah sakit ini juga mempunyai visi misi yakni “ memberikan pelayanan yang bermutu dan terjangkau oleh masyarakat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui usaha”. Meskipun  rumah sakit elim Gereja Toraja Rantepao adalah Rumah sakit Swasta akan tetapi rumah sakit ini juga menerima kartu jaminan kesehatan seperti ASKES, JAMKESMAS,BPJS dan apabila anda memasukan kartu tersebut saat menginap dan mendapatkan perawatan dengan  harga relatif murah saat melakukan perawatan di rumah sakit ini , di banding apabila anda tidak memasukan kartu pengaman sosial anda mungkin dikenakan biaya relatif mahal, tutup Dr.Margareta Kendenan Sp.d
Demikianlah data yang didapatkan penulis pariwisata setelah CC ke RSU Elim gereja Toraja Rantepao, untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi informasi kontak di bawah ini :
RSU Elim Gereja Toraja Rantepao
Phone : 0423-21258
Fax : 0423-25572
Email : RSU_elim@yahoo.co.id

Tenun Toraja unik



TENUN BERMOTIF TORAJA
tenun TORAJA
Toraja memang identik dengan tempat pariwisatanya, beraneka ragam budaya yang menarik, serta arsitektur bangunan yang unik.

Disamping itu Toraja juga memiliki hasil karya tangan asli Toraja yakni menyulam benang woll dengan menggunakan alat tradisional yakni pembuatan Kain tenun Toraja yang proses pembuatannya pun sangat tradisional yakni hanya menggunakan bahan kayu dan batang bambu.

Kain tenun Toraja  adalah kerajinan tangan dari Tanah Toraja yang keberadaannya terus dilestarikan dan dikembangkan. Keistimewaan kain tenun Toraja adalah corak dan warnanya yang khas, berbeda dari kain tenun dari daerah lain di indonesia.

Ketika para penulis pariwisata mengunjungi salah satu Artshop yang menjual beraneka ragam pernak pernik khas Toraja, seperti halnya Tenun Toraja salah satunya yang bertepatan pada tanggal 17 april 2014, nama toko “yuliana artshop”  yang berada di pusat kota Rantepao atau biasa disebut pertokoan ini berada di jln andi mappanyuki berdekatan dengan perwakilan antarkota Litha.

Setelah saya meminta pendapat mengenai keberadaan Tenun Toraja serta corak motif yang di gunakan saat pembuatan kain tenun. Tanggapan Ibu Yuliana (pemilik arthop) ”Corak kain tenun Toraja sangat beragam dan setiap corak menyiratkan makna simbolik atau perlambangan akan nasehat pepatah, harapan, doa, serta hubungan manusia dengan lingkungannya. Aneka warna kain tenun Toraja pun tampil dengan warna-warna tanah seperti cokelat muda dan cokelat tua dan juga dihadirkan tren warna neon yang terang, perpaduan pink oranye” tanggap ibu Yuliana.
Harga kain tenun beraneka ragam, dari harga Rp.200rb s/d harga 1,6 itu dikarenakan susahnya pembuatan dan memakan proses yang lama, akan tetapi tenun yang dihasilkan adalah tenun asli karya tangan masyarakat Toraja, ujar ibu Yuliana.
Selain itu, bahan kainnya kuat namun tetap halus dan indah,kerajinan tenun Toraja merupakan warisan budaya yang diturunkan dari generasi ke generasi. Pengrajinnya banyak ditemui di Tanah Toraja bagian Utara salah satunya di daerah Sa’dan Toraja Utara. Sampai sekarang para pengrajin tenun Toraja masih menggunakan alat tenun yang tradisional,ungkap ibu Yuliana pemilik artshop.

Alat tenun yang dipakai terbuat dari bahan kayu dan batang bambu, Selain pengrajin tenun, di Toraja Utara juga banyak terdapat  pengrajin pemintal benang. Alat pintal benang yang digunakan juga masih tradisional terbuat dari bahan kayu. Para pengrajin ini memintal benang yang menjadi bahan dasar pembuatan kain tenun dan tenun yang ada di arthopnya asli karya tangan masyarakat Toraja di daerah Sa’dan tutur ibu Yuliana.

Sampai saat ini kerajinan kain ini masih menjadi mata pencaharian yang potensial bagi masyarakat Toraja bagian Sa’dan, selain bertani dan berkebun.
Selain bentuknya yang indah dan menarik kain tenun Toraja  sudah jadi, dapat pula dibuat menjadi beragam kerajinan seperti baju, kain, tas, taplak meja, dan lain sebagainya, tambah ibu Yuliana.

Kain tenun Toraja dapat dikenali dari motif, warna dan tekstur kainnya. Motif yang sering dibuat adalah motif garis-garis vertikal, burung, dan bunga, sedangkan warna yang digunakan biasanya warna-warna gelap seperti hitam, cokelat, biru tua, dan merah, tutup pemilik artshop ibu Yuliana.

kainnya ada yang halus dan ada juga yang agak kasar, Kain tenun Toraja dulunya dipakai dalam pesta-pesta adat. Namun kini kain tenun ini dapat dipakai oleh siapa saja dan kapan saja.

Kain tenun Toraja yang indah ini bisa menjadi buah tangan yang bernilai tinggi jika anda berkunjung ke Tanah Toraja. Pastinya anda ingin memiliki kain tenun yang keindahannya mempesona para pembeli dari Indonesia dan mancanegara.




yuk kunjungi wisata kuburan unik di Toraja


WISATA LO’KO MATA

Toraja memang fanatik dengan pariwisatanya serta budaya yang dimiliki. Akan tetapi Toraja juga memiliki nilai sejarah yang tinggi dan memiliki peradaban kuno yang sampai saat ini masih dapat kita temui keberabannya.
lokko mata kuburan nan unik
Salah satu tempat wisata yang masih di temui keberedabannya adalah tempat wisata Lo’ko mata yang mengambil posisi di lereng gunung Sesean pada ketinggian ± 1400m di atas permukaan laut. Suatu tempat yang sangat menawan, fantastik dan bila seseorang datang dan menyaksikan serta merenungkan ciptaan ini rasa rindu akan tempat ini pasti ada.

Selain itu Anda dapat menyaksikan panorama alam yang sangat indah dan deru arus sungai di bawah kaki kuburan alam ini. Yang terletak di desa Pangden ±30 km dari kota Rantepao.
Nama Lo'ko' Mata diberi kemudian oleh karena batu alam yang dipahat ini menyerupai kepala manusia, tetapi sebenarnya Liang Lo'ko' Mata sebelumnya bernama Dassi Dewata atau Burung Dewa, oleh karena liang ini ditempati bertengger dan bersarang jenis-jenis burung yang memiliki warna bulu yang indah, dengan suara yang merdu terkadang juga menakutkan menurut narasumber yang saya dapatkan dari seorang penduduk asli lokasi sesean ini yang tinggal di daerah Tondok Li’tak , beliau bernama Ne’ Lekka berumur 82 tahun . Beliau juga selaku orang tua dari sepupuku yang bernama Risan yang mengetahui asal usul adanya lok’ko mata, karena beliau juga pernah bekerja di tempat ini untuk memahat batu untuk pemakaman orang yang sudah meninggal.

menurut Ne’ lekka Pada abad XIV (1480) datanglah pemuda kidding yang memahat batu raksasa ini untuk makam mertuanya yang bernama Pong Raga dan Randa Tasik (I) selanjutnya pada abad XVI tahun 1675 lubang yang kedua dipahat oleh Kombong dan Lembang. Dan pada abad XVII lubang yang ketiga dibuat oleh Rubak dan Datu Bua'. Liang pahat ini tetap digunakan sampai saat ini saat kita telah memasuki abad XX. Luas areal wisata Lo'ko' Mata ± 1 ha dan semua lubang yang ada sekitar 60 buah.
Bagi anda yang penasaran dengan lokasi wisata ini , silahkan anda kunjungi tempat wisata ini. Lokasinya  terletak di desa Pangden ±30 km dari kota Rantepao dan untuk bisa sampai ketempat tersebut anda bisa mencarter mobil kijang atau menggunakan kendaraan bermotor. Waktu yang dibutuhkan untuk bisa sampai ketempat ini memakan waktu kurang lebih 1 jam.

yuk berwisata di tambolang...


Objek wisata tambolang-singki’

welcome to wisata tambolang
Toraja memang fanatik dengan pariwisatanya serta beraneka ragam budaya yang dimiliki setiap daerah yang ada di kawasan Toraja tentunya. Selain itu Toraja juga memiliki nilai sejarah yang tak jauh dari tempat pariwisatanya, salah satu tempat pariwisata yang mempunyai nilai sejarah adalah kawasan objek wisata tambolang.
Baru-baru ini salah satu anggota LPP-Toraja (Lingkar Pena Pariwisata Toraja) yakni Basry mengunjungi Objek wisataTambolang terletak di kawasan singki pada tanggal (1/4/2014).
Objek wisata tambolang ini yang terletak di kawasan singki bagian ba’lele  merupakan salah satu pemukiman tradisional di Toraja Utara. Objek wisata tambolang ini tidak jauh dari kota rantepao, jaraknya hanya sekitar 1 kilometer terletak di jalan Poros Singki' - Pemanikan, Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan - Indonesia, dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki atau dengan menggunakan kendaraan umum seperti bemo (sitor) atau kendaraan sewaan seperti motor atau mobil sejenis kijang.
Setelah banyak mendapat renovasi, saat ini objek wisata tambolang  sangat layak untuk dikunjungi oleh turis mancanegara maupun dome
stik.
Tempat ini juga Sangat baik untuk melakukan kegiatan wisata di tambolang seperti wisata budaya, rekreasi dan sport (jogging, bersepeda) dimana didalam kawasan ini terdapat peninggalan budaya baik kelompok permukimannya tradisionil maupun kondisi alamya yang hampir lengkap mewakili toraja secara keseluruhan,
 seperti liang dan patane, kontur tanah relatif berbukit, hamparan lahan persawahan di bagian barat yang sangat indah dan memukau, serta pemandangan alam bukit batu salah satunya ditempat diletakkannya bukit salib singki’ dapat terlihat dari kawasan ini.
Untuk dapat memasuki Objek Wisata ini, dikenakan biaya tiket masuk yaitu:
· Pelajar dan Anak-anak         : Rp. 5.000, 00.
· Wisatawan Domestik           : Rp. 10.000, 00.
· Wisatawan Mancanegara    : Rp. 20.000, 00.
· Tamu Pemda                         : Rp. 5.000, 00.
Demikianlah data yang bisa saya sampaikan setelah mengunjungi tempat wisata tambolang yang terletak di sekitar kawasan singki’ bagian ba’lele  Rantepao . Bagi anda yang berminat silahkan kunjungi tempat wisata ini kawasannya tak terlalu jauh dari kawasan Rantepao, hanya menempuh jarak 1km dan memakan waktu kurang lebih 60 menit bagi pejalan kaki dan 30 menit bagi pengguna kendaraan.


pernak pernik Toraja ada disini... yuk singgah


Souvenir Yuliana Artshop

pernak pernik khas Toraja
Bagi anda yang datang berlibur di kawasan Toraja Utara jangan lupa mengunjungi salah satu souvenir yang ada di kawasan Rantepao lokasi Pertokoan karena disinilah anda bisa menemui berbagai macam kreasi tangan orang Toraja baik berupa ukiran maupun pembuatan berbagai macam pernak-pernik ala Toraja pastinya. Salah satu souvenir yang menyediakan segala macam atribut seperti ukiran Toraja,parang,gelang,kalung,tas,sepu’,tenun Toraja,batik Toraja,rumah-rumahan Toraja,gantungan kunci,patung orang-orangan kreasi Toraja,sarung ukiran toraja,sarung hitam,kaos toraja dan seluruh pernak pernik/asesoris yang ada ditoraja hampir semuanya tersedia, nama souvenir tersebut adalah YULIANA ARTSHOP.
Dari data yang saya dapatkan setelah saya mewawancari pemilik souvenir tersebut yakni IBU YULIANA pada tanggal 15 april 2014 pukul 09.00 wita, souvenir ini menyediakan segala pernak-pernik yang hampir seluruh ada di Toraja bisa di temukan disini.
Ibu Yuliana menekuni profesi ini selama 28 tahun lamanya, karena baginya ini adalah cita-citanya dari kecil yang ingin mendirikan salah satu souvenir pernak-pernik yang ada di toraja. Pendapatan yang di hasilkan selama sebulan itu tidak menentu, karena barang seperti ini adalah barang musiman dan ada waktu barang tersebut mengalami peningkatan terkadang pula mengalami penurunan, ujar ibu Yuliana.
Harga yang tersedia di souvenir ini berbagai macam, mulai dari yang terendah Rp.2.000 bahkan ada pula harga yang mencapai 1 s/d 10 juta, tambah ibu Yuliana pemilik took souvenir.
Menurutnya perkembangan pernak-pernik khusus di souvenir yang ia miliki selalu mengalami peningkatan, pernak-pernik yang datang dari luar daerah seperti kain batik yang menyediakan berbagai macam asli motif toraja seperti (passekong,tongkonan,paktedongan,dll )dan ada juga asli dari daerah Toraja khususnya ukiran-ukiran Toraja yang meliputi patung,rumah Toraja,gelang,kalung,tenun,tempat parang,songko’,kaos toraja,sarung ukiran toraja,sarung hitam dan masih banyak lagi.
Bagi anda yang berniat memesan atau membeli pernak-pernik Toraja khususunya anda bisa datang langsung ke lokasi pertokoan berdekatan dengan perwakilan Litha.
Informasi kontak :081 355 975 294 ( Yuliana artshop )



 

My Profile Picture

My Profile Picture
FreeShotting